Salam literasi!
Dalam meningkatkan semangat menulis, kami mengadakan event bertema
bebas. Kami memberi peluang jajaran penulis untuk berkreasi
sebebas-bebasnya.
Yuks disimak ketentuannya….
Ketentuan-Ketentuan
1. Ketentuan Umum Peserta
a) Like fanspage L EventOrganizer: https://m.facebook.com/LEventorganizer/ Peserta merupakan anggota di grub L Event Organizer: https://m.facebook.com/groups/1582646205389773/ dan like: https://m.facebook.com/Penerbit-Nerin-Media-299436560255130/
b) Naskah cerpen dan puisi diutamakan merupakan flash true story (kisah
nyata), boleh pengalaman pribadi maupun orang lain. Flash fiction juga
boleh.
c) Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, tidak mengandung unsur pornografi dan kekerasan.
d) Naskah harus karya asli bukan jiplakan (plagiat) atau saduran, dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain.
e) Repost info lomba ini di FB masing-masing dengan menandai (men-tag)
minimal 15 orang teman, termasuk akun PJ Event. (Bagi yang punya blog,
boleh repost di blognya)
2. Ketentuan naskah Cerpen:
a) Naskah diketik di kertas A4 dengan jarak spasi 1,5. Font TNR (Times
New Roman) 12 pt, margin normal. Panjang naskah karya 2-4 halaman.
b) File disimpan dengan nama: CB_Nama_Judul (contoh: CB_Fara_Dayung Keramat)
c) Pada bagian akhir naskah (masih dalam file yang sama), cantumkan foto
diri (bebas) dan biodata (max 50 kata), meliputi nama, nama Fb, alamat
email, No. HP, serta karya yang sudah pernah diterbitkan (bila ada).
d) Naskah dikirim dalam bentuk lampiran (attachment, bukan pada badan email) ke email: leventorganizer13@gmail.com dengan subtitle: CB_Nama penulis_Judul.
3. Ketentuan Lomba Penulisan Puisi:
a) Naskah diketik di kertas A4 dengan jarak spasi 1,5. font TNR (Times
New Roman) 12 pt, margin normal. Panjang naskah karya 1 halaman.
b) File disimpan dengan nama: PB_nama_judul (contoh: PB_Fara_Dayung Keramat)
c) Pada bagian akhir naskah (masih dalam file yang sama), cantumkan foto
diri (bebas) dan biodata (max 50 kata), meliputi nama, nama Fb, alamat
email, No. HP, serta karya yang sudah pernah diterbitkan (bila ada).
d) Naskah dikirim dalam bentuk lampiran (attachment, bukan pada badan email) ke email: leventorganizer13@gmail.com dengan subtitle: PB_nama penulis_judul.
4. Keterangan Tambahan:
a) Lomba ini tidak dipungut biaya administrasi apapun (gratis) dan terbuka untuk umum.
b) Peserta lomba cerpen boleh mengikuti lomba penulisan puisi, begitu juga sebaliknya.
c) Setiap pesera hanya diperbolehkan mengirimkan satu naskah terbaik.
d) Naskah dinilai dari segi kerapian, ketepatan EYD, gaya bahasa/pemilihan diksi, dan kedalaman pesan.
e) Pemenang, Insya Allah akan diumumkan paling lambat 2 minggu setelah
DL. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
f) Untuk Cerpen, 25 kontributor terbaik akan dibukukan secara indie
dalam bentuk Antologi Cerpen. Untuk Puisi 100 kontributor terbaik akan
dibukukan secara indie dalam bentuk Antologi Puisi.
g) Reward masing-masing pemenang Cerpen dan Puisi akan mendapatkan:
Juara 1: Paket Penerbitan Gratis + Sertifikat Cetak
Juara 2: Voucher Penerbitan 200.000 + Sertifikat Cetak
Juara 3: Voucher Penerbitan 100.000 + Sertifikat Cetak
h) Seluruh kontributor yang dibukukan berhak mendapatkan e-sertifikat, dan diskon 10 % untuk setiap pembelian bukunya.
Salam Literasi,
https://leventorganizer.wordpress.com
pesan pembuka dan penutup
Sabtu, 11 Juni 2016
Rabu, 22 Juli 2015
Opini Remaja: Sibling Rivalry Pada Remaja
Mungkin
ada beberapa hal yang kita tidak tahu mengenai sibling rivalry. Sesuatu yang seharusnya dipertanyakan namun tanpa kita sadari telah
lama menjalar dalam urat nadi. Apakah kita pernah merasakan kebencian terhadap
saudara kandung karena mendapatkan perhatian yang lebih besar dari orang tua?
Atau pernahkah kita merasa harus melakukan sesuatu perubahan agar orang tua
kita kembali memperhatikan kita? Itulah sibling rivalry. Dimana persaingan
antar-saudara demi memperebutkan perhatian dan cinta dari orang tua.
Perasaan
cemburu yang dimiliki berasal dari perbedaan persepsi antara si anak dan orang
tua. Seperti perasaan kebencian mendalam ketika orang tua melakukan sesuatu
yang kita anggap terlalu berlebihan kepada saudara kandung tanpa alasan yang
diketahui. Hal itu menimbulkan agresif secara aktif seperti menunjukkan
kelakuan negatif agar diperhatikan maupun melakukan perbuatan-perbuatan kecil
untuk mencurahkan rasa ketidaksukaannya kepada saudara yang diperhatikan oleh
orang tuanya. Mungkin kita tidak pernah menyadari bahwa perasaan seperti itu
berdampak besar pada proses perkembangan diri kita. Sesuatu yang seperti itu
turut andil menjelang remaja. Sikap yang ditunjukkan semakin terbentuk tanpa
kita sadari.
Ciri
khas yang mulai terbentuk akibat sibling
rivalry seperti munculnya sikap egois, hobi berkelahi ataupun adu mulut,
kebiasaan menggigit kuku, hiperaktif, mengalami gangguan tidur, maupun menuntut
lebih banyak perhatian. Apalagi jika yang mengalami adalah para remaja yang
masih berkembang. Mereka lebih banyak menuntut haknya. Mereka masih tampak
ambigu dalam memilih mana yang benar ataupun tidak. Oleh sebab itu, perlakuan
orang tua mereka sangat dibutuhkan untuk berperan penting dalam tumbuh kembang
para remaja.
Perlu
diketahui bahwa gejala sibling rivalry
memiliki banyak faktor penting dalam membentuk kepribadian. Yang pertama adalah
dengan sikap orang tua yang pilih kasih. Sebagai contoh, sikap orang tua yang
kolot dan memiliki banyak harapan kepada anak-anaknya dan apabila salah satu
anaknya sesuai dengan keinginan orang tuanya, maka ia akan mendapatkan reward/ penghargaan dan dielu-elukan
oleh orang tuanya. Sedangkan anak yang tidak membuat orang tuanya berkesan,
maka bisa jadi dia akan merasa terasing karena tidak sesuai dengan harapan
orang tuanya.
Yang
kedua, anak-anak yang berdasarkan urutan kelahiran. Sejak kecil mereka telah
diberi peran masing-masing oleh orang tuanya. Contohnya seperti anak pertama
yang diberi peran yang berbeda dengan anak kedua. Bisa saja anak pertama diberi
peran yang mandiri agar kelak dapat berpikir lebih dewasa dan mampu mengayomi
adik-adiknya. Berbeda pula dengan halnya anak kedua maupun yang seterusnya.
Apabila peran yang diberikan orang tuanya mampu dijalani oleh anak tersebut,
maka tidak akan berdampak apa-apa. Akan tetapi jika tidak mampu menjalankan
peran tersebut, maka akan berdampak buruk pada kehidupan si anak.
Yang
ketiga, merapat pada jenis kelamin. Seorang anak laki-laki dengan perempuan
memiliki reaksi yang berbeda terhadap saudara kandungnya. Apabila laki-laki
yang memiliki saudara kandung laki-laki ataupun perempuan tidak akan memiliki
perselisihan maupun kecemburuan. Malah perempuan yang memiliki saudara kandung
laki-laki ataupun perempuan lah yang memiliki reaksi paling sensitif terhadap
saudara kandungnya.
Yang
keempat, mengenai perbedaan usia. Jarak perbedaan usia yang lebih pendek akan
memberi dampak perselisihan yang semakin besar. Berbeda halnya dengan jarak
perbedaan usia yang lebih besar, akan jarang menghadapi pertengkaran dan
kecemburuan antar-saudara. Seperti pengalaman si penulis yang memiliki jarak
selisih tiga tahun. Hubungan yang kami miliki sangat dekat. Namun selalu
dibumbui dengan hubungan yang baik maupun pertengkaran. Akan tetapi hal itulah
yang membuat hubungan kami semakin erat, walaupun terkadang kami memiliki
kecemburuan satu sama lain.
Yang
kelima, jumlah saudara yang banyak tidak akan banyak mengalami banyak
perselisihan daripada jumlah saudara yang sedikit.
Yang
keenam, tergantung pada pola asuh di dalam lingkup keluarga. Apakah itu
keluarga yang otoriter maupun keluarga yang permisif.
Yang
ketujuh, kehadiran dari orang luar akan memberikan dampak yang lebih besar
terhadap tumbuh kembang remaja daripada faktor-faktor lainnya. Sebagai contoh
pengalaman seorang remaja yang selalu mengalami sikap kecemburuan yang lebih
besar seiring waktu terhadap saudara kandung. Hal itu dikarenakan banyaknya
orang luar yang memperlakukan mereka secara berbeda. Salah satu dari saudara
tersebut memiliki kelebihan pada fisik maupun sikap yang lebih dewasa dan supel
daripada saudaranya yang satunya. Alhasil orang-orang luar lebih nyaman apabila
mengobrol dengannya daripada saudara yang biasa-biasa saja. Karena perbedaan
yang mencolok ditunjukkan oleh orang-orang luar tersebut, maka saudara yang
biasa saja menunjukkan perasaan minder, pemarah dan merasa sangat cemburu
dengan saudara kandungnya. Apalagi pengaruh dari orang tua yang turut mendukung
pendapat dari orang luar.
Hal
seperti itu seringkali terjadi di dalam dunia remaja. Seperti layaknya manusia
pada umumnya memiliki perbedaan yang beragam. Entah itu individu maupun yang
memiliki saudara kandung. Maka dari itu sudah seharusnya orang tua memiliki
kesadaran dan bersikap adil kepada anak-anaknya. Apalagi kalau anak-anaknya
beranjak dewasa. Bagi para remaja yang terkadang sensitif setidaknya turut
menyadari apa alasan positif dari orang tua yang seringkali membedakan
anak-anaknya. Para remaja dapat mencoba berhubungan lebih dekat dengan
orang-orang di lingkungannya. Jika masih belum dapat menata perasaan sensitif
yang negatif, maka dapat dianjurkan mengeluarkan unek-unek dan emosi kepada
orang yang dipercaya ataupun psikolog. Hal yang lain untuk tidak merasa
sensitif pada hal yang sensitif seperti selalu berpikir yang positif.
Sumber-sumber tulisan:
Rabu, 03 Juni 2015
Sinopsis Komik Serial Cantik (m&c) Do! Miracle Oleh Hazuki Rei
Setelah
membaca komik Do! Miracle oleh Hazuki Rei membuatku berpikir ulang saat
menyamakan komik ini dengan komik Hanya Aku! Jika komik sebelumnya komedinya
sangat terasa, cerita komik Do! Miracle lebih banyak mengutamakan alur cerita
dalam fantasi. Oh ya, komik Do! Miracle juga berbau khas komedi kok, walaupun
alur komedinya hanya dapat membuat terkekeh sesaat. Dalam komik Hazuki Rei ini,
terdapat tiga cerita didalamnya seperti berikut:
![]() |
| Do! Miracle |
Do!
Miracle
Keep
Romance
Say
Romance (Kelanjutan dari judul sebelumnya ‘Keep Romance’)
![]() |
| Say Romance |
BeTeWe,
dari ketiga judul tersebut, jujur aku lebih tertarik dengan alur cerita dari
‘Say Romance’. Ceritanya bagus banget! Jalan pikiran para tokoh yang tidak
mudah ditebak membuat jalan cerita semakin menarik. Mungkin lain kali akan aku
bahas sinopsis dari sekuel ini ya!
#FLASHBACK
Baiklah,
kembali lagi dengan sinopsis dari komik Do! Miracle::
Keinginan
Wakaba hanya satu, yaitu jadi pacar Hazuki. Namun saat menyatakan perasaannya,
Kazuki hanya menanggapinya dengan bercanda. Wakaba patah hati, lalu pergi
bersama keluarganya untuk menenangkan diri. Tak disangka terjadi kecelakaan
yang menewaskan Wakaba sekeluarga. Kazuki yang melihat roh Wakaba bersedih
memutuskan untuk mengubah masa lalu dengan bantuan jam pasir pusaka milik keluarganya.
::Tokoh-Tokoh Karakternya:
Wakaba
Tokoh
utama dalam cerita ini. Selalu menjadi teman sekelas Hazuki saat SMP dan SMA.
Di sekolah, mereka berdua selalu dikenal sebagai dua pasangan pelawak. Awalnya
kukira Wakaba menyukai Hazuki mulai dari SMA. Namun setelah aku baca habis
ceritanya, ternyata Wakaba memendam perasaannya pada Hazuki sejak duduk di SMP.
Kazuki
Cowok
tengil yang suka blak-blak-an, punya indera keenam, asal bicara, dan selalu
menjahili Wakaba dengan segala kata-katanya. Apa yang selalu diucapkannya
berbanding terbalik dengan perasaannya yang sebenarnya. Walaupun begitu, Kazuki
berbaik hati untuk menolong Wakaba agar dapat hidup kembali sebagai manusia
melalui jam pasir kakeknya.
Kakek
Monkichi
Kakek
Kazuki yang turut membantu Wakaba dengan menyerahkan pusaka suci (jam pasir)
milik keluarga. Kakek ini memiliki telinga yang besar, cerewet, dan suka sekali
berteriak dan membentak-bentak. Selain itu, sikap kakek Kazuki ini bijaksana
loh! Baik hati lagi! Buktinya, beliau dengan ikhlas menyerahkan pusaka keluarga
untuk menolong Wakaba dan juga memberikan nasehat/ wejangan sebelum Kazuki dan
Wakaba menggunakan jam pasir tersebut.
Tomomi
Gadis
ini adalah sahabat Wakaba saat SMP. Namun pertemanan mereka terputus akibat
Wakaba yang terang-terangan mengatakan pada Hazuki bahwa Tomomi menyukai cowok
itu. Tomomi dan Wakaba pun menjadi bertengkar hebat dan persahabatan yang
mereka jalin terputus.
Papa
dan mama Wakaba
Tidak
banyak cerita tentang karakter papa dan mama Wakaba. Mereka berdua hanya muncul
di saat mengendarai mobil sebelum terjadi kecelakaan. Papa dan mama Wakaba juga
meninggal akibat kecelakaan tersebut.
::Di
dalam komik ini tidak terdapat volume. Akan tetapi terdapat pemisahan lembar
kosong di tengah cerita. Maka dari itu, akan saya pisah ceritanya dengan
menggunakan ‘part 1 dan part 2’ dalam sinopsis cerita.
PART 1!
Di
Ruang Kelas A::
Cerita
berawal dari Wakaba yang menyatakan cinta kepada Kazuki dengan memberikan
cokelat di hari valentine. Namun Kazuki menanggapinya dengan skeptis. ‘Jadi
kalau aku menerima hadiahmu itu, kita akan jadi pacar?’ ‘Melakukan ini dan itu
denganmu?’ ‘Tapi aku memang suka kamu yang kecil ini’. Banyak teman-teman
sekelas yang menonton mereka. Bagaimanapun juga, teman-temannya selalu terhibur
dengan Kazuki dan Wakaba yang dikenal sebagai pasangan pelawak di kelas itu(jadi
ingat anime Lovely Complex). Namun kata-kata Kazuki yang keterlaluan (Ini hanya
hiburan di hari valentine dan tidak pernah menganggap Wakaba sebagai seorang
cewek) membuat Wakaba patah hati, menonjok muka Kazuki, dan melarikan diri
sambil menangis.
Di
Dalam Mobil::
Wakaba
sekeluarga hendak bepergian. Hari itu Wakaba memutuskan untuk ikut papa dan
mamanya daripada datang ke tempat reuni SMP-nya. Dia memiliki alasan yang jelas
untuk tidak datang ke tempat reuni. Namun di tengah perjalanan, mobil mereka
tertabrak dengan truk yang terdapat supir mengantuk didalamnya. Ketiganya tewas
dalam kecelakaan itu.
Di
Tempat Pemakaman::
Dalam
cerita itu, arwah kedua orang tua Wakaba telah berada di surga. Hanya saja
tinggal arwah Wakaba yang masih penasaran. Ceritanya tuh roh si Wakaba
mendatangi tempat pemakamannya sendiri. Teman-temannya pun juga melayat disana.
Terutama dengan si Kazuki. Rupanya Kazuki dapat melihat roh Wakaba yang
bersedih dengan kemampuan indera keenamnya. Kazuki memutuskan untuk menolong
Wakaba agar hidup kembali dengan pusaka suci yang dijaga oleh Monkichi, kakek Kazuki
yang tinggal jadi satu dengan kuil Chinpanji.
Di
Dalam Kuil Chinpanji::
Kakek
Monkichi marah besar ketika Kazuki meminta pusaka suci untuk menolong Wakaba.
Bukannya pelit, kakek Monkichi mengatakan jika Kazuki menggunakan jam pasir
tersebut untuk memperbaiki masa lalu, maka akan berdampak besar pada masa
depan. Tetapi Kazuki tetap kukuh untuk menggunakan pusaka suci tersebut. Bahkan
dia malah menanggapi kakeknya dengan candaan sinis, “tenang saja. Aku tidak
memakainya untuk mencegah perang atau kejahatan kok’. Akhirnya kakek Monkichi
menjelaskan bahwa sudah takdirnya Wakaba tewas dalam kecelakaan tersebut. Jika
Kazuki membuatnya hidup kembali, maka harus ada harga yang harus dibayar.
Bahkan Kazuki pun juga akan turut menerima pengaruhnya. Hidup Kazuki kedepannya
juga akan berbeda! Dengan ekspresi serius yang jarang diperlihatkannya, Kazuki
berterus terang akan rela berkorban demi Wakaba. Akhirnya kakek Monkichi
merelakan pusaka suci tersebut.
Di Dalam Kuil Chinpanji (Again?!)::
Kakek
Monkichi mengatakan bahwa kematian Wakaba disebabkan oleh dua kesalahan dari
masa lalu. Maka tugas Wakaba dan Kazuki harus memperbaiki dua kesalahan
tersebut dan diperkirakan dapat mengubah takdir di masa depan. Keduanya menutup
mata dan mengikuti kakek Monkichi yang merapal doa. Jam pasir pun bergerak. Kazuki
dan Wakaba mulai berpindah tempat ke masa lalu!
Di
SMP Kazuki dan Wakaba::
Keduanya
tersadar telah berada di tempat yang tidak asing lagi yakni, SMP mereka berdua.
Wakaba dan Kazuki juga melihat kehadiran gadis kecil berseragam SMP. Wakaba
mengatakan bahwa gadis itu adalah dirinya di masa lalu. Tiba-tiba saja roh-nya
memasuki tubuh Wakaba masa lalu. Ternyata Wakaba tersadar dengan dirinya yang
sekarang, walaupun berada di fisik Wakaba yang masih SMP. Wakaba mengetahui
bahwa hari itu tanggal 10 februari dimana dirinya akan bertengkar hebat dengan
Tomomi, sahabatnya. Wakaba menyesal karena tidak sempat berdamai dengan Tomomi.
Bahkan Wakaba juga selalu merasa bersalah kepada Tomomi hingga memutuskan untuk
tidak datang ke reuni SMP-nya.
Di
SMP Hazuki dan Wakaba(Again?!!)::
Akhirnya
keduanya bertemu. Tomomi bertanya apa alasan Wakaba mengatakan bahwa Tomomi
naksir pada Kazuki. Tomomi berharap jika Wakaba memiliki alasan untuk membantunya
agar tidak ditolak oleh Kazuki. Melihat Wakaba yang masih terdiam, Kazuki (yang
sekarang) mengatakan bahwa alasan Wakaba berbuat seperti itu dikarenakan Wakaba
juga naksir pada si Kazuki. Mata Wakaba melotot dan Tomomi meninggalkannya.
Wakaba marah-marah pada Kazuki. Namun Kazuki hanya memeletkan lidah dan
mengatakan bahwa batas waktu kini tersisa 20 menit lagi! (Dasar Kazuki! Masih
sempat-sempatnya bercanda, mhuahaha…). Wakaba malah terguncang saat memikirkan
3 hal(apakah dia tidak dapat hidup lagi, tidak dapat memperbaiki kesalahannya,
dan tidak dapat berpacaran dengan Kazuki).
PART 2!
Masih Di SMP::
Wakaba
menyalahkan Kazuki yang membuat hubungannya dengan Tomomi semakin rumit. Kazuki
mulai menunjukkan wajah seriusnya. ‘Aku tahu kalau kamu menyesal. Tetapi apa
kamu pernah memikirkan perasaan Tomomi? Dia sahabat yang baik. Meski sudah kamu
curangi, dia lebih merasa sedih karena kamu menyembunyikan perasaanmu yang
sebenarnya darinya.’ Nah! Begitu katanya. Akhirnya Wakaba menemui Tomomi.
Wakaba meminta maaf dan tidak ingin memutuskan persahabatan mereka. Lalu mereka
pun akur. Wakaba memperkenalkan Kazuki pada Tomomi sebagai sepupunya. Tidak
disangka Kazuki versi SMP datang dan bertemu dengan kloningnya, Kazuki yang
sekarang! Keduanya saling bertatapan boo’!>:D
Kazuki
versi SMP mengetahui jika Tomomi dan Wakaba menyukainya. Dengan
terang-terangan, dia menolak keduanya dan berhenti mengganggunya. Kazuki versi
sekarang langsung menariknya. Dengan wajah menyeramkan dia bilang, ‘Hoi! Kamu
tahu pepatah jangan sia-siakan apa yang kamu dapat? Empat tahun lagi kedua
gadis ini akan bertemu di reuni alumni. Kalau sampai dia mati, kamu akan
menyesal. Paham?!’ Huahahaa.. Pantat Kazuki versi SMP langsung ditendang!
Isi Hati Kazuki::
Setelah
itu Wakaba mengejar Kazuki versi sekarang yang pergi duluan. Kazuki bertanya
apakah dirinya yang dulu dan dirinya yang sekarang itu sama. Wakaba menjawab
bahwa mereka berdua sangat berbeda. Kazuki mengatakan kalau Wakaba jelas
berbeda dengan dirinya yang dulu karena dia yang sekarang menyukai Wakaba.
Kazuki meminta maaf karena telah menggoda Wakaba di hari valentine kemarin. Dia
ingin Wakaba tetap hidup dan menginginkan kebersamaan dengan Wakaba. Itulah
masa depan yang diinginkan oleh Kazuki. Setelah itu, waktu habis dan Wakaba
tidak sadarkan diri. Rupanya arwah Wakaba sudah keluar dari fisiknya. Jam pasir
pun mengeluarkan sinar.
Di Luar Kuil Chinpanji::
Wakaba
tersadar bahwa ia berada di depan kuil Chinpanji. Wakaba mengira telah kembali
di masa depan dengan wujud yang sama. Lalu dia menemukan seorang anak kecil
berkuncir dua dengan mamanya. Wakaba telah menyadari bahwa gadis kecil tersebut
adalah dirinya. Roh Wakaba langsung memasuki tubuh gadis berumur 8 tahun itu.
Wakaba mulai berjalan-jalan dengan menggunakan tubuh mungil itu. Wakaba tidak
sengaja melihat Kazuki kecil sedang duduk dengan kakek Monkichi dan ibunya.
Keputusan yang Menyedihkan::
Tiba-tiba
saja Kazuki versi sekarang muncul di dekat persembunyian Wakaba. ‘Ternyata
memang Wakaba!’ begitu katanya! ‘Sembilan tahun yang lalu kita pernah bertemu.
Hanya Wakaba yang menyarankan agar aku tidak pergi ke Osaka. Patah hatimu dan
kecelakaan lalu lintas itu terjadi karena pertemuan kita berdua.’
Kazuki
menyuruh Wakaba untuk meyakinkan Kazuki kecil untuk ikut ibunya ke Osaka.
Awalnya Wakaba sangat berat untuk menerimanya. Namun setelah Kazuki berencana
untuk menyusul Wakaba menjadi hantu, Wakaba benar-benar tidak menginginkan hal
itu terjadi. ‘Walau takdir kita berubah, tapi kenangan tentangmu skan selalu
tersimpan di hatiku,’ duh, begitulah kata Kazuki. Setelah meyakinkan Kazuki
kecil untuk pergi ke Osaka bersama ibunya yang mengandung, roh Wakaba mulai
melayang dan Kazuki yang sekarang mengucapkan ‘farewell, Wakaba!’ dengan wajah
berseri-seri. Lalu terbuka cahaya diantara mereka!
Hidup Kembali, Akhir yang Bahagia::
![]() |
| sorry terbalik, kawan! |
Wakaba
hidup kembali dan hidupnya kembali terulang pada hari kecelakaannya. Tetapi
Wakaba yang sekarang sedang bersenang-senang dengan teman satu reuni-nya.
Begitu pula dengan persahabatannya yang semakin erat dengan Tomomi. Saat
mengobrol di pinggir jalan, Wakaba melihat seorang cowok seumuran dirinya
sedang mengomeli anak kecil yang digandengnya. Yap, Wakaba hidup kembali, tidak
pernah bertemu dengan Kazuki, dan ingatan kebersamaan mereka terhapus. Wakaba
tidak mengenal Kazuki, namun dia merasakan perasaan rindu pada cowok itu.
Wakaba mendengar omelan Kazuki pada adiknya yang tidak sengaja menghilangkan
tiket kereta. Tanpa sadar, Wakaba berjalan mendekatinya. Kazuki pun juga
melihatnya. Keduanya saling berpandangan.
‘Suatu saat nanti pasti akan bertemu kembali. Akan kutunggu keajaiban itu.’
Duh, so sweet banget ceritanya! Humornya
juga sebanding deh, agak lebih ringan gitu. Walaupun bergenre fantasi, akan
tetapi Hazuki Rei benar-benar membuat pembacanya puas dengan ending yang
bahagia. Memang rata-rata serial cantik itu endingnya bahagia ya? Apa pembaca
ada yang tahu komik cantik apa yang sad ending? Wait.. aku baru saja berpikir
mengenai hal itu! Aku pernah memiliki komik cantik yang berakhir penuh
kesedihan. Apa yaa judulnya? Uhm.. yap! Serial cantik Your Smile! Karya siapa
gitu. Tokoh utamanya cewek yang hidupnya kurang beruntung, namun hatinya
benar-benar baik. Tidak pernah ada maksud tertentu seperti yang dipikirkan oleh
teman-temannya. Pokoknya ceritanya bikin sedih.
#BACK
TO Do! Miracle
Jadi bagaimana dengan pendapat kalian
tentang komik Do! Miracle? Apakah ceritanya menarik atau biasa saja? Aku tunggu
ya pendapat kalian! Arigatoo gozaimasu!:D
Nantikan sinopsis serial cantik berikutnya yaa!!!
Langganan:
Postingan (Atom)




















